[Songfic] when i was your man

bruno-mars-when-i-was-your-man

Author: Youngienam

Cast: kyuyoung

Genre: Sad,hurt

Length: oneshoot

Note: annyeong haseo author bawa ff baru, tapi songfic, jujur aja ini ff sad pertama ku biasanya buat nya comedy tapi semoga tidak mengecewakan, DON’T BE SIDER, KEEP RCL, DON’T BE PLAGIATOR, tadi pagi nae udh liat ff pain di KSI yg pake lagu bruno juga, tapi beda cerita, jika ada kesamaan hub @rizka_annisa2 happy reading, mian jika typo bertebaran

***

~Same bed, but it feels just a little bit bigger now

Kyuhyun Pov

Seberkas cahaya mulai memasuki mata ku, aku pun mulai terbangun darii tidur panjang ku, ku edarkan penglihatan ku ke seluruh ruangan, menghirup udara kamar ini, aku pun mulai menoleh ke arah samping ku.

“sudah kuduga kau tak akan pernah kembali, kau tau aku merasa kasur ini terlalu besar tanpamu” celoteh ku.

flashback

“oppa ireona, oppa” seseorang mengguncang tubuh ku, aku pun mulai membuka mataku.

“oppa kenapa kau malas sekali?” tanya nya sambil mempoutkan bibir nya, lucu sekali

CHU

“morning kiss chagia” ucap ku.

“yakk oppa kau ini, cepat bangun jangan memeluk ku terus” protesnya karena sedari tadi aku memeluk nya.

“arraso” aku pun mulai bangkit.

“oppa aku akan menyiapkan sarapan untuk mu” ujarnya sambil berlalu, aku pun hanya tersenyum sambil memandan punggung nya yang menghilang di balik pintu, dia choi sooyoung tunangan ku sangat sempurna.

kami sudah tinggal bersama selama 2 minggu ini adalah ini dari eomma ku ckckck tapi aku sangat suka ide ini walaupun ia pernah menolak nya.

End flashback 

~Our song on the radio, but it don’t sound the same

aku pun mulai melajukan mobil ku, menuju kantor ku, aku pun mulai menyalakn radio untuk menghilangkan penat ku.

lagu itu pun mulai terdengan lagu 7 years of love, lagu favorit ku dengan yeoja ku, yang bisa dibilang bukan yeoja ku lagi.

“kau tahu soo-ah aku tidak menepati janji ku” gumam ku sambil terus melajukan mobil ku.

flashback

lagu itu mengalun di dalam mobil ku, ia pun mulai bersenandung, aku sangat suka saat ia bernyanyi seperti ini.

“oppa kau tahu, lagu ini lagu favorit ku” ujarnya.

“nde, itu pun lagu ke sukaan ku”

“jinjja?” ucapnya tak percaya.

“nde, kau tahu aku kan akan mencitaimu selamanya, menjaga mu selamanya” ucapku bangga.

“aisshh oppa jangan hanya berbicara saja kau harus membukti kan nya” cibir nya.

“baiklah aku akan membukti kan nya kelak”

“yaksok?” tanyanya sambil memperlihatkan jari kelingking seperti anak kecil yang sedang berjanji.

“nde yaksok” ujarku sambil mengaitkan jari keliliking ku.

End flashback 

~When our friends talk about you all that it does is just tear me down
Cause my heart breaks a little when I hear your name
And it all just sound like uh, uh, uh

Tak terasa saat aku memikirkan mu, aku sudah tiba di neraka ini, perusahaan appa ku, aku pun mulai berjalan memasuki ruangan ku bertuliskan presdir. aku pun mulai duduk di hadapan berkas-berkas tak berguna ini.

Tok Tok Tok

“masuk” ujarku

“annyeong kyu, wae wajah mu seperti itu?” ujar eunhyuk teman ku.

“yakk monyet bisakah kau, sopan sedikit? ini kantorku” ucapku tersulut emosi

“hey santai aku hanya ingin memberikan ini, sooyoung menitipkan nya padaku, kau tahu muka mu seperti zombie ku beri saran agar kau cepat mencari pengganti sooyoung bye” ia pun mulai meninggalkan ruangan ku.

“apa dia gila mencari pengganti sooyoung?” aku pun mulai membuka undangan yg di berikan eunhyuk. undangan sebuah pesta dansa.

 ~Hmmm too young, too dumb to realize
That I should have bought you flowers and held your hand
Should have gave you all my hours when I had the chance
Take you to every party cause all you wanted to do was dance
Now my baby is dancing, but she’s dancing with another man.

flashback

“oppaaaaaa” sapanya

“kau ini selalu berteriak, waeyo chagi?”

“oppa yuri mengajak ku ke pesta dansa, mau kah kau menemani ku?” tanyanya

“baiklah, apapun untuk mu” ucapku sambil mencolek dagunya

“gomawo oppa, sekarang oppa cepatlah bersiap-siap sebentar lagi kita akan berangkat” tuturnya.

“baiklah”

kami pun sudah berada di sebuah hotel tempat yuri temanya mengadakan pesta dansa.

“kajja oppa kita berdansa” ajak nya sambil menarik tangan ku

aku pun mulai berdansa bersamanya. ia terlihat sangat cantik.

“soo-ah malam ini kau sangat cantik” ucapku memujinya

“gomawo oppa” kulihat ia menunduk malu

“soo-ah” panggil ku

“nde?” tanyanya

CHU

bibir kami saling bertemu, mengecup satu sama lain, aku tidak peduli orang berkata apa, aku hanya merasa dunia ini hanya milik kita berdua.

End flashback

~Although it hurts I’ll be the first to say that I was wrong
Oh, I know I’m probably much too late
To try and apologize for my mistakes

Bodoh itulah kata-kata yang mengungkapkan ku.

“soo-ah mianhaeyo, bogoshippo” gumamku sambil meneteskan air mata

Flashback

Hari ini aku pulang lembur, dengan keadaan yang berantakan karena saham di perusahaan ku mulai menurun, aku pun mulai membuka pintu apartement ku.

“Dari mana saja kau tuan cho?” tanya nya .

“Bukan urusan mu” jelasku dingin.

“ah jadi bukan urusan ku hah? jadi kau anggap aku ini apa hah? dan mengapa kau pulang dengan keadaan seperti orang mabuk” ujarnya sambil terisak.

“Diam, kau tidak mengerti aku ini lembur, seharusnya kau mengerti bukanya malah menangis seperti anak kecil” bentak ku, kulihat ia sangat terkejut, ini adalah pertama kalinya aku membentak nya.

“Aku ini khawatir tuan cho” jelasnya

“Aku tidak peduli, sekarang cepat siapkan air hangat untuk ku”

“Mwo? kau tidak bisa seenak nya aku ini tunangan mu, mengapa kau jadi seperti ini? seharusnya aku yang marah padamu, karena akhir-akhir ini kau tidak pernah ada waktu untuk ku, aku tahu mengapa kau betah di kantor mu itu karena sekertaris mu itu victoria si wanita jalang” tuturnya, seketika emosi ku tersulut

PLAK

aku menamparnya.

“JAGA BICARAMU SOO-AH!!! kau seperti anak kecil saja, aku lelah dengan mu” bentak ku, entah darimana kata-kata itu muncul.

“Baiklah jika itu mau mu, kita akhiri ini semua” jelasnya yang langsung meninggalkan ku.

keesokan hari nya ia benar-benar tidak menemui ku.

End Flashback

Sudah satu bulan sejak kejadian itu, aku tidak pernah memaafkan diri ku, sendiri. kini aku berada di tempat yang seharusnya tidak aku datangi.

“Hey kyu” tegur sungmin sahabat kami berdua.

“kau tidak apa-apa?” tanyanya mungkin melihat ku seperti zombie yang di katakan eunhyuk.

“gwechanayo” ucapku sambil tersenyum miris

“kajja kita masuk” ajaknya sambil mengajak ku masuk, aku pun mulai mengedarkan pandangan ku mencari yeoja itu.

“kau mau pesan?” tanya seorang bartender.

“nde vodka saja” ucapku.

“kyu aku tahu kau mencari siapa, kau mencari sooyoung kan?” tutur sungmin.

“nde? anio sungmin” elak ku, sambil mulai menegak vodka yang tadi ku pesan.

“lupakan lah ia, sekarang ia sudah bahagia tanpamu” jelas sungmin sambil menatap ku dengan tajam.

BRAKK seperti sesuatu menhujam ku bertubi-tubi saat mendengar  “sekarang ia sudah bahagia tanpamu”

“anio, aku tidak akan pernah melupakan nya” jelasku

“terserah kau saja, lihat sekarang ia lebih banyak tersenyum” tunjuk sungmin pada sepasang kekasih yang sedang berdansa, ku teliti ternyata ia adalah CHOI SOOYOUNG yang sedang berdansa dengan namja lain, seketika perasaan ku  hancur berkeping-keping melihat nya tersenyum untuk orang lain.

~But I just want you to know
I hope he buys you flowers, I hope he holds your hand
Give you all his hours when he has the chance
Take you to every party cause I remember how much you loved to dance

“aku harus pergi menyelesaikan beberapa masalah” ujarku mulai keluar dari ruangan itu, aku pun mulai memasuki mobil ku, dan menjalankan nya tanpa arah  dengan kecepatan tinggi.

seketika sekelebat bayangan kenangan-kenangan manis yang pernah kita lalui bersama mulai memenuhi pikiran ku, senyuman mu, rambut mu, suara mu yang ku rindukan. aku tidak tahu harus berbuat apa? aku mencintaimu tapi aku bodoh karena menyianyiakan mu. air mata mulai membasahi pipi ku, aku pun mulai menambah kecepatan mobil ku.

BRAKKK

“mianhaeyo, saranghae soo-ah” seketika penglihatan ku mulai menghilang, dan aku mulai merasa tubuhku menjadi ringan, dan aku mulai menyadari bahwa aku telah berpindah alam, hanya satu yang ingin kukatakan semoga kau bahagia soo, ku harap ia menjaga mu, memberikan waktu luang padamu, asal kau tahu aku akan selamanya mencintai mu.

“saranghaeyo choi sooyoung”

~Do all the things I should have done when I was your man!
Do all the things I should have done when I was your man!

END!!! gimana reader? ini ff sad pertama ku jadi mohon komentar nya DON’T BE SIDER, KEEP RCL

65 thoughts on “[Songfic] when i was your man

  1. Ping-balik: [LINK FF] When I was Your Man | Kyuyoung Shipper Indo

  2. ahhh,,,knpa kyu gak ccoba perbikin hubungannya diawal sih???
    kyu meninggal?? klo gak sequel dong thor,,,,

  3. AS dong thorr!
    Gk tega sad ending, nangis bcanya
    Siapa cwok pengganti kyuppa..
    Bkin kyuyoung berstu kek, mskipun kyu udh pindah alam#ngaco
    Atau gk bkin ternyata soo mnysal gtu, dan sbnrnya msh cinta

  4. Huwaaaa, ff x sedih x smpe ke hati. Pagu bruno mars- when i was your man emg lirik x ngena dihati, ak suka lgu x. Prtama x emg nyangka kyuhyun bkal mmdrita krna dtinggal soo eonni,tpi ak gk nyngka bkln sesedih ini.. Kyuhyun sih pke nampar soo egala

  5. Aku pkir kyu frustasi sama soo, krna soo udh pergi.. Mnggal gt?
    Eh trnyta cman ptus biasa aja..
    Dan endg nya kyu nya malah ketabrak.. Poor kyu😐

  6. hufft sad ending😦
    kasian Kyu nya meninggal
    biar bagaimanapun ff nya bagus kok.ditunggu karya yg lain nya yaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s