10 Days [Part 1]

UNREQUESTED

Title            : [SERIES] 10DAYS part 1

Length       : SERIES

Rating        : PG-15

Genre         : Sad, Romance

Author       : Anins Cho @salsabilanin

Cast            : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung

Other Cast : Lee Donghae, Jessica Jung

Note           : Annyeong readers^^ ini first Ffku jd maaf kalo ceritanya ngawur+gaje. Siders go away! Tolong hargailah kerja keras saya berpikirJ karna komen kalian yg akan membangun semangat saya untuk membuat ide dari cerita yg akan saya buat. So…HAPPY READING!!

 

 

Author POV

Angin sepoi-sepoi mengiliri dua insan yg tengah di mabuk cinta ini. Suasana pantai Haeundae yg sepi, cerah namun sangat romantis bagi mereka berdua. “Soo-ah, ada yg ingin kutunjukkan padamu.” ucap seorang namja seraya memegang tangan sang yeoja bernama Choi Sooyoung itu. “Mwoga oppa?” jawab Sooyoung.

Namja itupun mengeluarkan sebuah cincin yg diyakini bukan emas itu. “Oppa….”lirih Sooyoung. Dia benar-benar terharu dan tidak percaya dengan apa yg dihadapannya kini. “Aku memang belum bisa memberikanmu cincin emas asli Soo, tapi kumohon terimalah ini. Ketika nanti aku sudah menjadi penyanyi sukses, aku pasti akan melamarmu dengan cincin emas sungguhan. Bahkan berlian Soo.” tegas sang namja, yup Cho Kyuhyun.

“Oppa…ini saja sudah cukup untukku. Tak perlu cincin berlian ataupun emas, inipun cukup asal oppa selalu ada di sisiku.” ucap Sooyoung seraya meneteskan air mata bahagia. Kyuhyun tersenyum sangat manis saat mendengarnya. Yaa…senyuman itu. Senyuman yg membuat Sooyoung tergila-gila dan jatuh hati pada namja dihadapannya kini. Namja yg membuatnya mabuk cinta.

“Gomawo Soo-ah. Aku pasangkan ya.” kata Kyuhyun dan memasangkan cincin itu di jari manis Sooyoung. Sooyoung lalu memeluk erat Kyuhyun. “Saranghae…” ucap Kyuhyun. “Nado saranghae oppa.” jawab Sooyoung. Tak lupa, Kyuhyun pun langsung mencium kening Sooyoung hangat.

Setelah itu mereka memutuskan pulang. Sooyoung diantar pulang oleh Kyuhyun dengan menaiki sepeda motor Kyuhyun. Yaa…mereka berasal dari keluarga sederhana. Keluarga Sooyoung hanya memiliki sebuah restoran kecil di Busan. Sedangkan Kyuhyun yg sedari kecil hanya diasuh oleh bibinya yg mempunyai kedai ramen di dekat pantai Haeundae.

Mereka pun sampai di depan restoran milik orangtua Sooyoung. Saat sampai, eomma Sooyoung langsung menatap sinis keduanya. “Masih ingat pulang kau Soo?” kata eomma Sooyoung dengan nada tinggi.

“Eomma, inikan rumahku. Jadi aku pasti akan pulang kesini.” jawab Sooyoung lirih dan sedih atas ucapan eommanya. Ya…eomma Sooyoung memang sangat membenci Kyuhyun. Eommanya sangat tidak menyetujui hubungan mereka berdua. Menurut eomma Sooyoung, Sooyoung itu harus menikah dengan orang kaya. Bukan orang miskin yg hanya punya pekerjaan sebagai supir itu.

“Ingat ya So! Sampai kapanpun eomma tidak akan pernah sudi kau berhubungan dengannya! Masih banyak namja yg lebih tampan dan pastinya lebih kaya dari dia! Kau pasti akan lebih bahagia Soo. Apa kau ingin terus hidup susah seperti ini, hah?” ucap eomma Sooyoung kasar. Kyuhyun yg mendengar itupun serasa tertusuk seribu jarum walau sudah mendengar ini setiap kali bertemu eomma Sooyoung.

“EOMMA HENTIKAN! Aku lelah! Aku tidak peduli apa pekerjaan Kyuhyun, apa status sosialnya dia, ataupun derajat dia! Karna di mataku, DIA SANGATLAH SEMPURNA UNTUKKU! Aku menyayanginya bukan karna apapun tapi tulus dalam hatiku! Jadi sudah cukup eomma menghinanya!” bentak Sooyoung. Kyuhyun sempat tertegun dengan ucapan Sooyoung. Baru kali ini Sooyoung melawan eommanya, dan itu…karenanya.

“YA CHOI SOOYOUNG! Apa kau sudah menjadi anak durhaka terhadap eommamu? Kau membentak eommamu demi namja miskin dan tak berpendidikan seperti DIA?” ujar eomma Sooyoung. Tiba-tiba eomma Sooyoung memegang kepalanya, dan tanpa sadar dia terjatuh dan pingsan. Spontan, Kyuhyun pun langsung membopong eomma Sooyoung kedalam ruangan yg berada di dala restoran itu.

Sooyoung POV

            Ya tuhan…apa yg terjadi pada eommaku? Mungkin tadi aku memang terlalu kasar dan jahat terhadapnya. Kumohon sadarkanlah eommaku:’(

“Eunggh…” terdengar suara dari mulut eomma. Thank’s god, kau mendengar doaku. “Eomma…” lirihku sambil menggenggam tangan eomma kesayanganku ini. “Soo-ah.” gumam eomma menatapku. Beliau tersenyum, namun setelah melihat kedatangan Kyuhyun, senyum itu sirna dan justru tatapan ‘death glare’ lah yg ada.

“Untuk apa kau kesini? Untuk menertawaiku karna sudah dibentak oleh anakku sendiri? Kau pikir kau menang dariku Cho Kyuhyun?” ucap eomma. Aku tak tega melihat Kyuhyun oppa terus dimaki-maki oleh eommaku sendiri. Namun aku juga tak bisa melawannya karna aku takut eomma akan shock dan sakit.

“Eomonim bukan seperti itu. Aku hanya ingin melihat keadaan eomonim apakah sudah baikan atau belum.” kata Kyuhyun oppa lembut dan tersenyum. Lagi-lagi eomma malah menjawab kasar. “Bukankah kau senang aku sakit? Bahkan mungkin kau lebih senang jika aku mati, maka kau bisa menikahi anakku! Iya kan?” emosiku kini memuncak. Saat baru ingin mengucap, Kyuhyun oppa menggenggam tanganku. “Aniyo eommonim, bukan seperti itu. Kumohon hilangkan fikiran negatifmu terhadapku. Sungguh aku sangat menghawatirkan keadaanmu.”

Kyuhyun oppa…sungguh mulia hatimu. Bahkan kau tak pernah sakit hati atas pernyataan kasar eommaku yg sering menghinanya. Aku yg mendengarnya saja sudah sakit hati, tapi hanya senyuman manis dan kata-kata lembutlah yg terucap dari bibirnya.

“Eomma kumohon, hentikan. Dan ada yg ingin kukatakan pada eomma.” kataku sepelan dan selembut mungkin walaupun amarahku kini sudah mencapai puncak ubun-ubunku.

“Apa yg ingin kau katakan?” tanya eomma menatapku heran. “Akk..aku..” ucapku terbata-bata. “Aku ingin melamar Sooyoung eomonim.” ucap Kyuhyun oppa cepat. “Cish! Omong kosong macam apa itu? Kau ingin mengerjaiku hah?” kata eomma tak percaya.

“Apa yg bisa membuatmu menerimaku eommonim? Aku akan melakukan apapun asal kau merestui hubunganku dengan Sooyoung.” MWO? Apa yg baru saja dia katakan?

Kyuhyun POV

Yap! Aku memberanikan diri berbicara seperti itu pada eommonim, karna kupikir tak ada cara lain selain menanyakan apa maunya agar aku dapat diterimanya. Sooyoung nampak shock karna perkataanku. Aku hanya bisa menunduk menunggu jawaban eommonim.

“Kau..berniat akan melakukan apa saja untukku supaya menerimamu?” ucap eommonim tersenyum walau senyum itu terlihat mengerikan. Setidaknya itulah senyum pertama yg ia berikan padaku. “Ne eommonim. Apapun itu asal kau merestui hubungan kami. “Oppa…” ujar Sooyoung sendu. Kulihat ia agak ragu, namun kuyakin aku pasti bisa.

“Gampang saja! Kau harus bisa sukses dan menjadi orang kaya! Setelah kau punya uang dan harta, barulah kau melamar Sooyoung di hadapan keluarga kami.” jawab eommonim. MWO? Aku cukup tersentak dengan ucapannya. Ya tuhan apa aku mampu melakukannya? “Jika dalam waktu dekat kau tidak bisa, maka kuputuskan hubungan kalian BERAKHIR.” lanjutnya penuh penekanan di setiap kata yg diucapkannya.

“Keurae eommonim. Aku akan melakukannya.” jawabku pasti. “Oppa…apa yg kau bicarakan!” bentak Sooyoung. Kini airmata sudah membanjiri pipi chubbynya. Aku tau kalau dia khawatir dan tak ingin hubungan kami berakhir namun aku juga harus mendapat restu keluarga Sooyoung sebelum akhirnya meminangnya.

Aku membawa Sooyoung keluar ruangan itu. “Soo…kumohon berpikir postiflah. Kau inginkan menikah denganku dengan restu keluargamu terutama eommamu? Itu akan jauh lebih bahagia Soo. Jadi kupikir inilah cara terbaiknya. Aku akan ikut trainee di Seoul sebagai penyanyi dan kuharap kau menyetujuinya. Inilah jalan satu-satunya Soo.” jelasku.

Dia memelukku erat seakan tak ingin berpisah. “Op..paa hiks hiks…jebal gajima. Jebalyo.” tangisnya pecah. Aku mengelus lembut rambutnya. “Gwaenchanha. Oppa hanya akan ikut trainee sebentar dan setelah oppa debut dan sukses, oppa akan melamarmu. Arrachi?” kataku sambil memegang kedua pipinya. Kulihat matanya memerah dan menandakan tak ingin, namun bagaimanapun inilah jalan yg harus kami ambil.

“Keunde..oppa harus janji cepat-cepat melamarku dan tak boleh melirik gadis-gadis Seoul itu!” katanya sambil mengerucutkan bibirnya.

CHU~ Kukecup singkat bibir mungil itu. “Ne. Yakseok!” ucapku sambil mengaitkan jari kelingkingku di jari kelingkingnya.

Author POV

Esoknya Kyuhyun bersiap-siap berangkat ke Seoul. Dia berpamitan dengan bibi dan adik kecilnya Cho Kyuna (author ngarang bgt-_-) “Imo..aku pergi dulu. Ingat, makanlah dengan baik dan jangan terlalu memforsir tenagamu untuk bekerja. Kau harus istirahat, ne?” ujar Kyuhyun memeluk bibi kesayangannya itu. Setelah itu beralih pada dongsaeng kecilnya.

“Aigoo…uri dongsaengi neomu yeppota. Jaga dirimu baik-baik, ne? Jangan nakal dan dengar kata bibimu. Oppa akan kembali dan kau akan terkejut jika liat oppa nanti, oppa akan jadi superstar! Aracchi?” kata Kyuhyun seraya mengelus kepala dongsaengnya.

“Kyuhyun-ah, apa kau yakin akan meninggalkan kami?” ucap bibi Kyuhyun sedih. “Imo..aku hanya akan pergi sebentar. Aku akan mengejar impian dan juga cintaku. Maaf kalau harus mengorbankan kalian.” Kyuhyun kembali memeluk bibinya. “Oppa…aku juga mau dipeluk.” ucap bocah berusia 5 tahun itu.

“Jeongmal? Aigoo…uri saengi manja sekali yaa.” dikecup singkat pipi mungil adiknya itu. Yaa…selain mengejar restu, Kyuhyun juga mengejar cita-citanya untuk menjadi penyanyi karena dari dulu dia sangat bermimpi menjadi penyanyi.

“Baik-baik disana. Kau harus ingat makan, dan jangan terlalu memforsir bekerja juga, arasso?” nasihat bibinya. Kyuhyun mengangguk tanda mengerti. “Aku…pergi.” ujar Kyuhyun ragu dan sempat menitikkan air mata. “Cepat kembali oppa, ne?” pinta Kyuna. “Ne..oppa yakseok!” senyum mengembang di bibir mereka bertiga. Bibi dan adik Kyuhyun tak lupa Sooyoung mengantar Kyuhyun ke terminal bus di Busan.

“Oppa…cepat kembali, ne? Ingat! Jangan melirik gadis-gadis Seoul itu.” ucap Sooyoung sambil mngerucutkan bibir dalam pelukan Kyuhyun. “Tentu saja chagi…mana mungkin oppa akan melirik gadis-gadis Seoul itu. Kau itu sudah tertanam dalam hatiku, jadi tak akan mungkin tergantikan. Arrachi?” jawab Kyuhyun sambil mengacak pelan rambut Sooyoung.

“Ne oppa.” jawab Sooyoung sambil mempererat dekapannya. “Yaaa! Mau sampai kapan kalian akan bermesraan? Busnya sebentar lagi berangkat!” ucap Bibi Kyuhyun meledek. “Ne imo. Chagi aku pergi. Jaga dirimu baik-baik dan tunggu aku. Aku akan segera datang dan melamarmu, ne?” kata Kyuhyun mengelus pipi kanan Sooyoung lembut.

Air mata Sooyoung sudah tak terbendung lagi, perlahan butiran itu turun dan mengeluarkan sedikit isakan. “Ne..hiks..oppa. Aku akan menunggumu. Kembalilah cepat. Aku tak kuat jika harus menunggu lama.” sahut Sooyoung. “Tentu chagi-ah.” Kyuhyun kembali memeluk Sooyoung dan terakhir CHU~ ia memberi kecupan perpisahan.

“YA! Apa kau tak lihat ada anak kecil disini!” ledek Bibi Kyuhyun. “Mian imo.” kekeh keduanya. Kyuhyun melepas pelukannya dan beranjak menuju bus. Air mata Sooyoung semakin deras dan isakannya semakin kencang. “Oppa….”lirihnya seakan tak ingin beranjak.

Kyuhyun masuk kedalam bus. Ia duduk didekat kaca, memperhatikan Sooyoung, Bibi dan dongsaengnya yg merenggut sedih akan kepergiannya. Sungguh sebenarnya dia ingin mengajak mereka tapi itu tak mungkin. ia hanya dapat mengeluarkan senyum manisnya pada mereka bertiga. Dan….bugh! Sooyoung terkulai lemas sambil terduduk dan menangis. Menangis akan kepergian Kyuhyun.

Kyuhyun kaget namun bis semakin lama berjalan cepat meninggalkan terminal itu. Kyuhyun hanya mengisyaratkan seperti tanda ‘Soo kumohon bersabarlah. Aku akan kembali, Pasti!’

“Oppa….gajima. jebaaal” lirih Sooyoung sambil terus terisak. “Sudah Soo-ah. Dia pasti akan menepati janjinya. Kau harus bersabar menunggunya.” kata bibi Kyuhyun. “Ne eonni. Percayalah pada oppaku. Dia akan kembali untukmu.” terulas senyum simpul Kyuna, dan anak itu memeluk Sooyoung erat. “Ne, kau harus cepat kembali oppa. Gidaryeo.” gumam Sooyoung tersenyum. Mereka bertiga lalu kembali ke rumah mereka.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam, Kyuhyun sampai di terminal Seoul. Dia beranjak turun dan tersenyum. “Seoul…aku akan menaklukanmu! Tunggu aku Soo.” gumamnya dan berjalan menyusuri hiruk pikuk kota Seoul. Sebenarnya, Kyuhyun belum diterima di agensi manapun. Ia terpaksa berbohong pada Sooyoung agar Sooyoung mengizinkannya ke seoul.

Ia terus berjalan tanpa tujuan dan arah. Kruyuuk….cacing di perut Kyuhyun sudah berdemo. Akhirnya ia mencari kedai ramen terdekat. Namun saat hendak ke kedai tersebut, ia melihat seorang gadis yg akan menyeberang. Gadis itu tidak tau bahwa lampu pejalan kaki akan segera memerah.

“Agasshi!! AWAAAS!” Braaak….! “OMO! Gwaenchana? Yaaa ireona!! Yaaa!” gadis itu terus menepuk bahu dan pipi namja tersebut! Yap…yg terserempet itu bukan gadis tersebut melainkan Kyuhyun.

Gadis itu membawa Kyuhyun ke rumah sakit terdekat. Dia tampak sangat cemas. Dia terhenti saat Kyuhyun dibawa masuk ke ruang gawat darurat. Dia sempat melihat darah di kaki dan tangan Kyuhyun. Dia sangat takut terjadi apa-apa pada namja tak dikenalnya tersebut.

Dokter yg menangani Kyuhyun pun keluar. “Uisa, gimana keadaan namja itu? Apa lukanya parah? Dia baik-baik saja?” tanya gadis itu panjang lebar. “Jangan khawatir. Dia baik-baik saja. Dia hanya shock dan lukanya hanya luka ringan. Kau tak perlu mencemaskannya agasshi, dia hanya butuh istirahat beberapa hari dan dia akan pulih kembali.” tutur sang Uisa tersebut yg bernama ‘Park Jung Soo’. “Ohh gomawo Uisa. Syukurlah kalau dia baik-baik saja. Apa saya boleh melihatnya?” pinta gadis itu. “Silahkan.” Uisa itu langsung pergi menuju ruangannya.

Gadis itu memasuki ruangan gawat darurat. Gadis itu melihat tangan kiri namja tersebut terperban dan kaki kirinya. Mukanya pucat namun ada 1 yg membuatnya tersenyum. Dia….tampan.

Jessica POV

            Ya tuhan…namja ini. Walaupun aku tak mengenalnya namun dia yg menyelamatkanku. Dan satu lagi! Walaupun terbalut perban di tangan dan kaki kirinya, wajahnya sangat…tampan. “Eungghh…”namja itu terbangun. Aku mengahmpirinya. “Kau baik-baik saja?” ucapku menanyakannya. “Neo…nuguya?” dia terlihat bingung. “Naega..eodiya?” ucapnya lagi.

“Annyeonghaseyo. Jeoneun Jessica Jung imnida. Kau yg tadi menyelamatkanku saat aku hampir tertabrak namun justru kau yg terserempet. Mian…kau ada dirumah sakit sekarang.” jawabku tertunduk.

“Tidak apa-apa. Aku senang membantumu. Tadi aku kurang cepat, jadi aku terserempet. Mian sudah merepotkanmu membawaku kemari.” OMO! Apa yg dia katakan? Sungguh mulia sekali hati orang ini. Padahal aku yg membuatnya celaka, namun justru ia yg meminta maaf dan berterima kasih padaku.

“Harusnya aku yg meminta maaf. Tapi..siapa namamu?” tanyaku menyelidik. “Cho Kyuhyun imnida.” jawabnya sambil tersenyum. Senyum itu…DEG! Apa yg terjadi pada jantungku? Kenapa berdegup sangat kencang?

Kami berbincang-bincang sangat lama. Ternyata dia dari Busan dan mencari impian ke Seoul. Tunggu! Dia bilang dia ingin menjadi penyanyi. “Kyuhyun-ssi, untuk membalas kebaikanmu karna sudah menyelamatkanku, maukah kau masuk agensi ayahku? Ayahku pendiri agensi SM Entertainmetn (ngarang bgt hehe), kau bisa ikut audisinya besok. Tenang…kujamin kau pasti akan lolos dan tak perlu trainee lama kalau memang bakatmu bagus.” tawarku padanya. Dia kembali tersenyum senang.

“Jeongmal? Gomawoo Sica-ssi.” Dia mengenggam tanganku. Ahh…jantung ini! Sungguh tak bisa berkompromi sedikit. “Ne..ne..cheonma.” ucapku tergugup.

Author POV

Esoknya Kyuhyun sudah terlihat sehat dan bugar. Dibantu dengan Jessica, dia berjalan menuju gedung agensi SM Entertainment itu. Mereka sampai diruang audisi. Disana sudah ada beberapa juri dan tentunya Jung Soo Man (maaf ya pak Sooman marganya tak ganti hehe). “Appa, ini orang yg kubicarakan kemarin. Cho Kyuhyun.” kata Jessica memapah tubuh Kyuhyun mendekati appanya.

“Keurae Kyuhyun-ssi. Tunjukkan bakatmu.” ucap Sooman. Kyuhyun mulai mengabil tempat duduk dan hendak menekan tuts tuts piano dan bernyanyi.

oneuldo nae gieogeul ttarahemaeda

i gil kkeuteseo seoseongineun na
dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba
naneun tto i gireul mutneunda

neol bogo sipdago
tto ango sipdago
jeo haneulbomyeo gidohaneun nal

niga animyeon andwae
neo eobsin nan andwae
na ireoke haru handareul tto illyeoneul
na apado joha
nae mam dachyeodo joha nan
geurae nan neo hanaman saranghanikka

na du beon dasineun

bonael su eopdago
na neoreul itgo salsun eopdago

niga animyeon andwae
neo eobsin nan andwae
na ireoke haru handareul tto illyeoneul
na apado joha
nae mam dachyeodo joha nan
geurae nan neo hanaman saranghanikka

Semua terpana mendengar suara lemut dan indah Kyuhyun termasuk Jessica dan Sooman. “Kyuhyun-ssi…”ucap Sooman. “Ne sajangnim?” dia mulai duduk di kursi menghadap para juri. “Kau diterima dan langsung debut minggu depan.”

“N..nee? Jeongmal?” ucap Kyuhyun terpana dan senang. Sooman mengangguk. Tanpa disadari Jessica langsung memeluk Kyuhyun. Kyuhyun pun ikut memeluknya karna terkena euforia debutnya. “Woaaah chukkae Kyuhyun-ssi! Neo jinjja daebaak!” seru Sica dalam pelukannya.

Kyuhyun tersenyum namun sirna karna keadaannya kini tengah memeluk wanita lain selain Sooyoung. “Mian Sica-ssi.” ia melepaskan pelukannya. Jessica pun tersadar. “Kyuhyun-ssi mian. Aku tidak sengaja. Sungguh.” ujar Sica tertunduk. “Gwaencana.” Kyuhyun tersenyum.

Mereka berdua kemudian keluar ruangan itu. Senyum tak henti-hentinya keluar dari bibir mereka. “Bagaimana kalau kita ke kedai kopi disana?” ajak Kyuhyun. “NE!” jawab Sica semangat.

Di kedai kopi mereka tertawa bahagia dan berbincang. “Gomawo, semua ini berkat bantuanmu Sica-ssi. Kalau tidak ada kau, kuyakin aku akan terkatung-katung di Seoul.” kata Kyuhyun sambil menyesap kopinya. “Cheonma. Aku hanya membalas kebaikanmu karna sudah menyelamatkanku. Bisakan mulai sekarang kau panggil aku tak usah formal? Kita…kan teman.” pinta Sica tersenyum. “Keurae..Sica-ah. Panggil aku oppa, eotte?” jawabnya. Sica menganggukan kepalanya. Mereka kembali ke suasana hangat dan sepinya kedai itu.

TBC

                Eotthe? tunggu kelanjutannya ya……dan ingat koment ya! karna komen kalian yg sangat membangun dan membuat saya semangat melanjutkan FF ini! TUNGGU kelanjutannyaJ

Iklan

20 pemikiran pada “10 Days [Part 1]

  1. thor jangan buat kyu suka sama sica ya, buat kyu selalu setia sama soo… 😉
    kasian demi memperjuangkan cinta kyu ke soo, kyu harus merantau ke seoul supaya sukses, gara” eomma nya soo nih yg matre –__–
    jangan sampe si sica genit ke kyu karena appa nya pemilik agensi yg mendebutkan kyu -,- kan kyu bisa masuk karena bakat nya sendiri
    KyuYoung hwaiting!!! 😀
    next part ditunggu thor~ 🙂

  2. kyu ke seoul ninggalin soo, cuma bisa berharap kyu cpt sukses & bisa cpt ngelamar soo. tp jgn sampe jd ada problem yg rumit jd penghalang kyuyoung krn kehadiran orang lain X-(

  3. Aiii smga kyu bener2 nepatin janjinya ke soo, dan ga bkin sakit hati soo!
    Smga sica jg ga seenaknya ngerebut namja orang!
    Lanjut ya~ 😀

  4. jiah…pasti kyu dilema dech nanti. disatu sisi dy pgn jd penyanyi tp harus brhubungan ma sica tp klw ninggalin smua mimpiny jd penyanyi dy pasti g bs ngelamar soo… next part seru euy.. aq tunggu y
    O(∩_∩)O gomawo
    ♥ⓚⓨⓤⓨⓞⓤⓝⓖ♥

  5. Aish eommanya soo matre banget kan kasian kyuyoung
    Ah akhirnya kyu jd peyanyi juga
    Jgn sampe jessica suka sama kyu, kan kyu milik soo
    Kereen ffnya ditunggu kelanjutannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s