Love You My Cho Kyuhyun (Part 5A)

LYMCK (Cover PSD

Tittle: Love You My Cho Kyuhyun (Part 5A)

Main Cast: KyuYoung

Other Cast: Seo Joo Hyun

Shim Changmin

Kwon Yuri

Leght: Chapter

Genre: Romance, Sad, Mistery, Fantasy

Rating: ? PG

Disclaimer: Cast yang berada di sini adalah milik Tuhan dan orangtua-nya masing-masing. Tapi jalan cerita ini asli punya Author. Ide cerita ini juga fresh dari otak author! JANGAN JADI PLAGIATOR  DI FF KU! BECAUSE I HATE PLAGIATOR! PLAGIATOR  GO AWAY!

A/N: Anneyeong! Huwaa! Author nggak nyangka udah sampai part 5! Khusus di Part 5 ini Author akan menjadikan 2 bagian! Part 5A dan 5B. Tenang saja, pembagian part ini tak akan memengaruhi panjang pendeknya setiap part jadi sepeti salah satu ciri Author Eyinzz yang FF-nya selalu panjang. Tujuan di berikan pembagian ini untuk menghimbau kebanyakan Part karna Author sendiri ngga tau nih FF bakal END di Part berapa. Tapi author udah berusaha semaksimal mungkin agar tak terlalu detail bercerita karna takut akan memperbanyak Part. Author juga mulai Part 5A ini akan memperbanyak SKIP agar tak terlalu banyak memakan waktu. Intinya tuh author berusaha memperpendek imajinasi author yang sangat panjang. Mohon dimengerti , Gomawo..

Happy Reading..!!

Waktu sudah menunjukan pukul 9 siang di Seoul. Tapi tak berpengaruh pada manusia yang sedang tertidur dalam sebuah kamar yang cukup besar tapi sedikit berantakan khas kamar seorang namja. Kyuhyun masih tertidur dengan kain basah yang menempel di dahinya. Perlahan Kyuhyun mulai menggerakan badannya yang terasa pegal dan kaku semua. Matanya mengerjap beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam matanya. Ia sedikit mengerang dan memegangi kepalanya yang terasa pening dan berat. Diedarkan pandangannya pada kamar yang sangat ia kenali, kamarnya sendiri. Ia bingung sendiri ketika mengetahui ia sekarang sedang di dalam kamar rumahnya. Padahal terakhir ia hanya ingat sedang berdiri di bawah hujan deras setelah di tinggal pergi Sooyoung di pinggir jalan sebuah kota yang jaraknya lumayan jauh dari Seoul, tempat tinggalnya. Lamunannya buyar ketika mendengar seseorang membuka pintu kamarnya dan muncul lah yeoja cantik dengan baskom berisi air di kedua tangannya. “Seohyun? Mengapa bisa kau disini?” tanya Kyuhyun memandang heran Seohyun dari bawah hingga atas. Sepertinya ia tak bermimpi tapi ini sebuah kenyataan.

Yeoja manis itu tersenyum bagaikan malaikat sembari menaruh baskom yang tadi ia bawa di meja samping ranjang Kyuhyun. “Oppa pingsan di pinggir jalan karna kehujanan. Untung saja ada orang lewat yang menelfonku untuk mengabari keadaan oppa.” Jawab Seohyun halus sedangkan Kyuhyun hanya ber ‘oh’ ria dan tak terlalu peduli. Tangan kanan Seohyun terulur ke dahi Kyuhyun. “Omo!Oppa, Badanmu masih hangat sama seperti semalam.” Kata Seohyun dengan nada khawatir lalu mencelupkan kain yang tadi di dahi Kyuhyun ke baskom tadi. Seperti sebuah film yang berputar pada otak Kyuhyun, peristiwa itu kembali berputar ria di benak Kyuhyun. Peristiwa saat Kyuhyun untuk pertama kalinya merasakan bibir Sooyoung, Itu memang bukanlah ciuman pertama bagi Kyuhyun. tapi itu adalah ciuman termanis dan terenak yang pernah Kyuhyun rasakan. Bibir Sooyoung bagaikan sebuah candu untuk Kyuhyun, tapi itu tak bisa ia temukan dalam sosok mantan kekasihnya. Tak ada yang mempunyai bibir dengan rasa semanis Sooyoung. Ia ingat saat itu ia sangat menikmati ciuman itu, apakah ciuman itu akan terulang lagi? Kyuhyun menggeleng pelan untuk menyadarkan dirinya dari pikiran yang tidak-tidak itu.

“Waeyo Oppa?” Tanya Seohyun yang langsung di balas tatapan dalam dari Kyuhyun. Tanpa menunggu aba-aba, bibir Kyuhyun sudah mendarat di bibir Seohyun. Tangan kanan dan kirinya berada di kedua pipi Seohyun. Seohyun shock dengan ciuman tiba-tiba dari Kyuhyun hingga ia tak mempunyai kesempatan untuk menutup matanya. ‘Ada apa dengan Kyuhyun? mengapa tiba-tiba menciumku?’ Seperti itulah pertanyaan yang kira-kira melayang di pikiran Seohyun, ia tak membalas karna ia bingung bagaimana membalasnya karna ini adalah First Kiss-nya! Kyuhyun melahap bibir atas dan bawah Seohyun secara bergantian dengan ganas dan di sedotnya kencang. Kyuhyun tak berniat untuk menerobos masuk ke dalam mulut Seohyun karna ia tak merasakan sensasi apapun yang menarik.

KREEEKK…

Pintu kamar Kyuhyun terbuka memunculkan Eomma Kyuhyun yang shock dengan pemandangan di hadapannya. Segera Kyuhyun dan Seohyun melepaskan ciuman mereka lalu menunduk malu tak ada yang berani menatap Eomma Kyuhyun. “Ehem… Cepat ke bawah! Sudah kusiapkan makan pagi untuk kalian.” Ucap Eomma Kyuhyun dengan nada yang sangat dingin. Seohyun mengangguk dan permisi untuk meninggalkan kamar Kyuhyun menyisakan Kyuhyun dan Eommanya. “Kau tau apa yang telah kau perbuat Kyuhyun-ssi?!” Sinis Eomma-nya sambil melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap marah Kyuhyun. Dengan sedikit ragu Kyuhyun mulai mengangkat kepalanya dan balas menatap eommanya. Ia dapat merasakan aura tak bagus keluar dari tubuh eomma-nya. “Arra!” Jawab Kyuhyun singkat karna dari awal ia tau eomma dan appa sama sekali tak menunjukan tanda-tanda untuk menyetujui hubungan mereka walaupun Seohyun juga dari keluarga berada dan sederajat dengan keluarganya. Tapi Eomma dan Appa Kyuhyun tak membutuhkan latar belakang menantunya! Tapi ia membutuhkan menantu yang menyayangi dan mencintai Kyuhyun, dan juga dapat menjaga anaknya. “Bagus. Jika kau tau. Ku harap ini terakhir kalinya aku bertemu dengan wanita itu!” itulah kata-kata terakhir yang disampaikan eomma Kyuhyun sebelum keluar dari kamar Kyuhyun dengan sedikit frustasi. sedangkan namja itu hanya menghela nafas panjang. Sepertinya ia sudah tak mencintai Seohyun lagi melainkan Sooyoung, tapi jika ia menuruti perasaannya itu akan menyakiti Seohyun yang tak bersalah. Hufftt…. Bagaimana ini?

_)_)_)_)_)_)_)_)_)

Teng…Teng,,

Bel sekolah berbunyi dua kali menandakan berakhirnya jam perlajaran digantikan dengan jam istirahat. Semua murid yang ada berhamburan keluar menuju tujuannya masing-masing. Tapi tidak dengan Sooyoung yang lebih memilih untuk duduk diam sembari menerawang jauh kejadian kemarin di bangkunya tanpa beranjak sedikit pun. Kejadian kemarin telah meracuni pikirannya, karna itu ia tak bisa berkonsentrasi di pelajaran dan malah membuatnya di tegur berkali-kali oleh Jang Sonsaengnim karna melamun. Kemarin adalah hari bersejarah baginya, hari dimana ia menghabiskan waktu seharian dengan seseorang yang dicintainya walau tak berjalan mulus karna ada perdebatan kecil tapi itu cukup membuatnya senang bercampur lelah. Sooyoung menyentuh bibirnya,  membayangkan yang terjadi kemarin saat ia dicium paksa oleh Kyuhyun. Senyum tipis tergambar di bibirnya. “YA! Choi Sooyoung!” teriak Yuri yang ternyata sudah sedari tadi duduk di depan Sooyoung dan melihat tingkah konyol Sooyoung. Sooyoung kaget melihat Yuri yang sudah ada di depannya, ‘apa ia setan? Dan mulai kapan ia disini? Perasaan tadi masih kosong kok! Lalu apakah ia melihat semua tingkah ku? Andwe! Dia tak boleh tau yang sebenarnya!’ pikir Sooyoung heran sekaligus cemas.

“Ya Choi Sooyoung! Mengapa kau sedari tadi aneh? Melamun lalu tersenyum dan tertawa kecil sendiri. Lalu memegang bibir dengan ekspresi yang aneh! Apa kau sudah gila? Kau sudah tak waras, huh?! Apa yang salah padamu?” Tanya Yuri panjang lebar sama sekali tak membiarkan Sooyoung menjawab satu pertanyaan dulu. “Anieyo! Nan Gwenchana!” elak Sooyoung sembari menyingkirkan tangan Yuri yang mencoba memegang dahinya untuk memeriksa apakah Sooyoung sakit atau tidak. “Kureonika, Mengapa kau menjadi setengah gila seperti itu Sooyoung-ah? Jangan-jangan ada sesuatu yang terjadi padamu ya? Katakanlah!” paksa Yuri, ia sudah cukup lama mengenal sahabatnya dan ia sudah mengetahui seluk beluk (?) sifat Sooyoung dan untuk kali ini ia yakin 100% bahwa ada sesuatu yang terjadi dengannya. “Ani, tak ada yang terjadi padaku. Hanya saja aku sedikit lelah.” Ucap Sooyoung sedikit terbata karna ia agak takut jika kebohongannya terbongkar. Yuri menatap Sooyoung teliti dari ujung rambut hingga dagu Sooyoung. Namun ia menemukan keganjalan di bibir Sooyoung. Ehh? Bibir?

“Sooyoung-ah! mengapa bibirmu terluka?” tanya Yuri setelah melihat sedikit goresan pada bibir bawah Sooyoung. Sooyoung membelalakan matanya lalu segera menutup mulutnya agar Yuri tak menemukan keganjalan lainnya. “Ehm.. Itu.. Itu.. Ehhmm.. Karna.. Ya, kemarin aku jatuh lalu bibirku terbentur pucuk meja hingga terluka.” Bohong Sooyoung lalu di akhiri dengan cengiran khas-nya sedangkan Yuri hanya diam sembari menatap aneh Sooyoung. “ehm.. Yuri-ah! Kajja! Kita ke kantin!” Ajak Sooyoung berusaha melupakan bahan pembicaraannya tadi. ia tak mau Yuri tau bahwa bibirnya terluka karna korban permainan kasar Kyuhyun. Cukup ia, Tuhan, Author dan readers yang tau, Juga biarlah Kyuhyun mengetahuinya.

(____________)

“Kyuhyun-ah!” Panggil Eomma-nya yang berasal dari ruang keluarga. Dengan malas Kyuhyun meninggalkan kamarnya berjalan malas ke ruang khusus keluarga untuk menemui eomma-nya. Jika ingin ke ruang keluarga ia harus melewati ruang TV yang sudah ada Seohyun tengah menonton keroro, kartun kesukaannya. Kyuhyun hanya tersenyum kecil melihat Seohyun yang menyapanya, ia tak berniat membalas sapaan itu karna yang ia butuhkan sekarang bukanlah seorang putri anggun nan cantik dan selalu taat pada peraturan kerajaan yang mengekang. Yang ia butuhkan sekarang adalah seorang putri pemberani yang sangat menyukai kebebasan dan tau bagaimana cara mewarnai kehidupan seseorang dan tentu saja Seorang putri yang dapat membuatnya kecanduan! Tapi mana ada Putri seperti itu? Tentu saja ada! Siapa lagi jika bukan Choi Sooyoung, yeoja yang berhasil mengambil hati Kyuhyun untuk yang pertama kalinya. Yeoja yang berhasil membuat Kyuhyun merasakan sebuah luka di hatinya untuk yang pertama kalinya, dan yeoja yang membuatnya mengerti bagaimana rasa kehilangan itu. Selama ini ia yang selalu memutuskan dan mengkhianati yeojachingu-nya karna ia tak tau rasanya akan sesakit ini. Tapi ia tak pernah merasakan cemburu jika seorang namja mendekati yeojachingu-nya. Ia hanya cemburu jika namja mendekati yeoja pujaan hatinya, Choi Sooyoung! Ia tak akan pernah merelakan Sooyoung dengan mudah! Ia harus memulai hubungan normal dengan Sooyoung! Itu berarti mau tak mau ia harus memutuskan Seohyun. Tapi ia rela jika dengan kehilangan seratus yeoja di hidupnya, ia akan mendapatkan Sooyoung.

nde Eomma, Waeyo?” tak terasa Kyuhyun sudah sampai di dalam ruangan tertutup itu. Eomma Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari majalah dan menatap tajam Kyuhyun membuat namja itu bergidik ngeri, sepertinya tatapan evil-nya diturunkan dari Eomma-nya #di tendang Kyuhyun# “Ehhmm.. Kyuhyun-ah, Eomma hanya ingin bilang padamu. Nanti sore kita akan ada acara keluarga, kau bersiap-siaplah. Siapkan dirimu sebaik mungkin, karna kau akan bertemu dengan tunanganmu! Kau akan ku jodohkan.” Jelas Eomma-nya dan berlalu pergi tanpa menunggu persetujuan Kyuhyun masalah perjodohan keluarga yang sangat tiba-tiba. Sedangkan Kyuhyun hanya menghela nafas pasrah, ia tak mungkin menolak Eomma-nya kali ini. Cukup saat pertemuan dengan keluarga Sooyoung untuk pertama kalinya, ia hampir membuat Appa-nya sendiri hampir mati jantungan karna ke nekadannya. Cukup sekali saja, karna ia tak mau kehilangan Appa-nya karna ke egoisannya. Ia hanya dapat berdoa bahwa yeoja yang akan dijodohkan cocok dengan keinginannya.

)——————–(

Sooyoung mengaduk-ngaduk Jus Mangga-nya dengan tak berselera namun sekali-kali ia menyedotnya sedikit. Yuri hanya dapat terdiam melihat tingkah aneh sahabatnya yang pendiam saat di kantin, tak seperti biasanya yang selalu berbicara tanpa henti jika sedang di kantin. Entah membiacarakan makanan, fashion atau pun namja. Tapi sekarang? Ia hanya seperti orang ling-lung saja! “Ehmm.. Sooyoung-ah! Bibir mu bengkak, seperti…-“ pertanyaan Yuri menggantung di udara melihat bibir Sooyoung yang bengkak dan juga luka, apa yang sebenarnya terjadi? Jika terbentur meja mengapa bisa membengkak? Mungkin hanya luka saja tak sampai berdampak seperti itu. “Oh itu, karna…-“ Sooyoung salah tingkah karna bingung mencari jawaban yang tepat. Ia menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal membuat Yuri semakin yakin bahwa ada sesuatu yang disembunyikan sahabat baiknya itu.

“Katakan yang sebenarnya Choi Sooyoung. Janganlah mengelak lagi! Aku tau ada yang kau sembunyikan dariku.” Ucap Yuri dengan penekanan di setiap katanya sembari menatap tajam mata Sooyoung membuat yeoja cantik itu ketakutan sendiri melihat sahabatnya yang melihatnya seperti ingin menerkam bulat-bulat dirinya. “Apa kau yakin mendengar kejujuranku?” tanya Sooyoung hati-hati membuat Yuri memutar bola matanya kesal. “Untuk apa aku memaksamu jika aku tak siap mendengar ceritamu?” tanya Yuri balik membuat Sooyoung mau tak mau ia harus mengatakan yang sebenarnya pada Yuri.

“Ehmm… Ciuman pertamaku telah di rebut.”

“MWO??!! SIAPA YANG MEREBUTNYA??!!” Histeris Yuri dengan mata dan mulutnya yang sukses membulat.

“Cho Kyuhyun.”

MWORAGU??!! CHO KY-“ belum sempat Yuri menyelesaikan jeritannya buru-buru Sooyoung membekap mulut sahabatnya itu. Semua mata yang ada di kantin sekolah memandang risih dan terganggu dengan teriakan Yuri. Sooyoung hanya tersenyum lebar sambil sekali-kali membungkukkan badan mengucap maaf atas terganggunya mereka atas sikap sahabatnya. Yuri mulai bisa mengontrol emosinya dan kembali duduk begitu pula dengan Sooyoung yang masih jengkel dengan Yuri yang hampir saja membongkar rahasianya. “Ok, Mianhe. Back to the Topic. Jadi kau di permainkan kasar dengannya? Hingga membuat bibirmu terluka?” Tanya Yuri memulai pembicaraan lagi. Sooyoung hanya mengangguk membenarkan tebakan Yuri. “Lalu kau membiarkannya? Seharusnya kau melawan! Ok, Aku tau kau suka padanya tapi tak harus menerima perlakuan kasar darinya bukan? Itu sama saja kau di rendahkan. Apa ia sudah menerobos pertahananmu?” Cerocos Yuri yang di akhiri dengan pertanyaan yang membuat Sooyoung menganga tak mengerti. “Maksud pertanyaanmu yang terakhir?” Tanya Sooyoung polos, Yuri mendelik tajam ke arah Sooyoung merutuki kepolosan sahabatnya. “Kau tak mengerti maksudku? Ya menerobos pertahananmu!” Jawab yuri sama sekali tak memberi petunjuk kepada Sooyoung yang masih bingung. “Maksudmu yang ‘itu’?” Tanya Sooyoung sembari mengangkat kedua tangannya dan menekuk kedua jari telunjuk dan tengah lalu mengerakan tersebut membentuk tanda petik. Yuri makin mendelik mendengar pertanyaan Sooyoung yang salah besar!!!

“Aissh, Kau terlalu polos atau terlalu yadong sih Soo?!”Gerutu Yuri kesal lalu mengacak rambutnya sendiri. Sooyoung hanya nyengir tanpa dosa mendengar tebakannya salah untuk yang sekian kalinya. “Maksudku, Apa ia sudah memasukan lidahnya di dalam mulutmu?” Tanya Yuri sedikit berbisik takut orang lain mendengar pembicaraan mereka. “Eoh? Dia sudah melakukan itu.” Jawab Sooyoung yang hanya di balas anggukan mengerti dari Yuri. “Yuri-ah, Bagaimana bisa aku melupakannya saat ia sudah menyentuh bibirku??” Tanya Sooyoung sedikit khawatir misalkan perasaannya pada suatu hari nanti tak bisa di kontrol lagi. “Molla.” Balas Yuri singkat

“Hai! Kalian ngumpul kok ga ngajak-ngajak sih?” Tanya seseorang dari belakang mereka membuat kedua yeoja itu sontak kaget dan menoleh ke sumber suara. Disana sudah terdapat Changmin yang mengambil duduk di sebelah Sooyoung dengan memamerkan senyuman lebarnya. “Hai, Kita sudah lama tak bertemu.” Kata Sooyoung yang terdengar agak sedikit formal? Aneh bukan? Padahal mereka pernah hampir melakukan ciuman jika tidak di batalkan oleh Kyuhyun. “Ehm.. Sooyoung-ah, aku baru ingat kalau ada PR yang belum aku buat. Aku duluan ya.” Pamit Yuri yang langsung ngeloyor pergi dengan cepat, entah mengapa Yuri selalu tak nyaman jika ada Changmin di dekatnya. Ia selalu merasakan aura yang berbeda saat bersama Changmin. “Soo-ah, Kyuhyun tidak masuk sekolah.” Kata Changmin membuka percakapan antara mereka. Sooyoung menoleh lalu mengangkat sebelah alisnya, “Guraeyo?” Jawab Sooyoung terkesan cuek lalu kembali menyeruput Jus Mangganya. “Ku dengar ia terkena demam semalam.”

“Ohook… Ohhookk..Ergghhmm..”

Sooyoung tersedak mendengar berita dari Changmin. ‘Apa?! Kyuhyun demam?! Demam berarti sakit bukan?! Bagaimana keadaannya sekarang? Apa itu semua karna perbuatanku semalam? Yang meninggalkannya di tengah hujan deras? Aissh!! Pabo Sooyoung! Nappeun Sooyoung!’  Pikir Sooyoung. “Gwencahana?” Tanya Changmin khawatir sembari mengelus-elus punggung Sooyoung. “Ne, nan Gwenchanayo.” Jawab Sooyoung mencoba tersenyum padahal pikirannya kalang kabut mendengar Kyuhyun sakit. “Sooyoung-ah, kau mau menemaniku jalan-jalan?” Tanya Changmin to the point. Sooyoung sedikit tertarik dengan ajakan Changmin mengingat waktu Yuri bersamanya semakin berkurang dengan kehadiran seorang Choi Minho. “Kapan?” Changmin mengulas senyum menerima respon positif dari Sooyoung. “Besok! Bukankah itu malam Minggu? Kita habiskan waktu bersama! Aku akan menraktirmu dan mengajakmu ke tempat yang sangat indah!” Jelas Changmin panjang lebar dengan inti memberi iming-iming pada Sooyoung agar ia mau menerima ajakannya, “Jinjjayo?! Nde! Aku mau! Besok ya?? Yakso?”

Yaksohaeyo.”

=-=-=-=-=-=-=–=-=

EOMMA!! AKU PULANG!!”

Teriakan cempreng namun khas menggema di seluruh ruangan rumah Choi. Yeoja paruh baya yang sibuk di dapur dengan celemek dan wajah belepotan dengan tepung dan sebagainya berlari mendekati anak bungsu-nya yang baru saja pulang sekolah. “Aigoo, lagi-lagi kau pulang terlambat dari jam pulangmu! Ini sudah jam 5 sore Sooyoung, seharusnya kau pulang tepat waktu!” Omel Eomma Sooyoung yang hanya dibalas tatapan heran dari Sooyoung. Bukankah biasanya ia memang selalu pulang terlambat? Dan Eomma selalu saja tak mempermasalahkannya, sedangkan sekarang? “Soo Jin-ah!! Ppali Wa!! Dandanilah dongsaengmu ini. Ini sudah hampir mendekati waktu perjanjian!” teriak Eomma yang di susul dengan munculnya Soo Jin Eonni yang sama terburu-burunya dengan Eomma Sooyoung. “nde Eomma.” Jawab Soo Jin lalu mendorong tubuh Sooyoung menuju kamarnya, “Jangan Lupa! Dandanilah yang sangat cantik!” Pesan Eomma sebelum kembali ke dapur.

2 Jam Kemudian

Sooyoung menatap lekat pantulan dirinya di kaca. Ia sangat cantik menggunakan dress dengan panjang 5 cm diatas lutut bewarna hitam yang hanya menutupi bagian dadanya membuat bahunya terekspos. Rambutnya yang panjang ikal dan bewarna coklat itu di biarkan tergerai dengan belahan poni pinggir. Ia merasa aneh dengan dirinya sendiri, mengapa ia seperti barbie? Yang pasrah dengan segala perlakuan. Ia masih belum mengerti dengan perbuatan tiba-tiba Eomma dan Eonni-nya. Terngiang pesan terakhir Soo Jin Eonni sebelum meninggalkan dirinya sendiri di kamar ini, “Jangan keluar dari kamarmu sebelum ada Eomma memanggilmu! Jika sudah di panggil kau harus turun ke ruang tamu dan berjalanlah yang anggun! Jangan banyak bertanya dan berikan senyuman terbaikmu. Selalu katakan ‘iya’ saat kau di tanya dengan siapapun! Arraseo?!”

Sooyoung menghela nafas pasrah merasakan perutnya yang sudah berbunyi, apalagi ia tak makan apa-apa dari tadi sore. Sedangkan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, bukankah ini waktunya makan malam? Ia ingin sekali keluar dari kamar dan menuju dapur jika tidak ingat betapa galaknya Eomma dan Eonni-nya itu bila tau ia melanggar perintahnya. “Sooyoung-ah!!!”

‘Yes!’, Gumam Sooyoung dalam hati. Panggilan keberuntungan sudah berkumandang dari mulut Eomma-nya. Dengan langkah cepat Sooyoung keluar dari kamar lalu menuruni tangga dengan anggun seperti pesan Eonninya. Sooyoung tersentak melihat untuk kedua kalinya keluarga Kyuhyun ada di rumahnya dan saat itu pula Sooyoung selalu di paksa berdandan cantik. Ada apa ini? Hanya saja, sekarang tak lagi diikuti dengan wanita bernama Seohyun itu. Sooyoung sadar dan segera berjalan mendekati kedua keluarga yang sedang duduk berhadapan. Ia agak kaku duduk tepat di depan Kyuhyun mengingat kejadian kemarin. “Begini saja, mumpung Sooyoung sudah berada disini. Kita akan memberi tahukan tujuan kita berkumpul disini.” Kata Appa Sooyoung yang diikuti dengan senyuman penuh arti dari Eomma Sooyoung. Oh God! Sooyoung paling benci dengan senyuman itu! Demi apapun saat Eomma-nya seperti itu pasti ada sesuatu yang besar akan terjadi!

“Niat kami mempertemukan kalian adalah menjodohkan kalian.” Sekarang giliran Appa Kyuhyun yang mengatakan itu. Sooyoung kaget bukan main mendengar sederet kata penuh arti. Apa ini nyata? Ia akan di jodohkan dengan Kyuhyun, namja yang ia cintai? Bukankah ini bagus, ia bisa menikah dengan namja yang dicintai? Tapi mengapa rasanya begitu sakit mengetahui bahwa Kyuhyun tak membalas perasaannya? Sooyoung melirik Kyuhyun yang diam tanpa ekspresi, matanya malah tertuju pada Sooyoung dan menatapnya dengan teliti. “Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju? Kami tak akan memaksa. Tapi kami berharap besar pada kalian untuk menyetujui pernikahan ini. Kami akan memberikan waktu pada kalian, Bagaimana?” Sooyoung mengalihkan perhatiannya menatap Orang Tuanya dan Orang Tua Kyuhyun bergantian, mereka terlihat benar-benar mendambakan pernikahan ini terjadi. “Nde, berikanlah kami waktu untuk memikirkan sekaligus memantapkan hati kami.” Ucap Kyuhyun singkat lalu segera bangkit dan menarik Sooyoung keluar dari rumah, membawanya pergi menaiki mobil entah kemana.

(*********)

“Apa maksudmu?” Tanya Sooyoung memecah keheningan malam. Angin malam berhembus pelan menerpa wajah dua orang yang sedang bersandar pada mobil bagian depan sambil menatap lurus ke arah sungai Han yang terlihat remang-remang karna pencahayaan yang minim saat malam hari. “Apa kau ingin menerima perjodohan ini?” Tanya Sooyoung sekali lagi, kali ini suaranya sedikit lebih keras di bandingkan tadi, karna ia tak mau pertanyaannya tak dijawab lagi. Kyuhyun menoleh menatap yeoja di sampingnya. Mata mereka bertemu dan saling menatap dalam tanpa ada yang mengalihkan pandangan. Jantung Sooyoung berdetak kencang melihat bola mata coklat Kyuhyun begitupula dengan Kyuhyun yang serasa kesulitan bernafas karna ada Sooyoung disampingnya. “Aku tak tau. Hanya saja aku merasa kita harus mencoba perjodohan ini.” Jawab Kyuhyun singkat lalu mengalihkan pandangannya, tak kuat terlalu lama menatap mata indah Sooyoung.

“Bagaimana bisa kita menerima perjodohan ini saat tak ada cinta di antara kita? Pernikahan adalah hal yang sangat Sakral, Kyuhyun-ah. Janganlah sekali-kali kau bermain dengan yang namanya pernikahan. Jika kau hanya bermain sama saja kau membohongi Tuhan.” Jelas Sooyoung mencoba memberi tau Kyuhyun.

“Aku tau itu dan aku tak mau bermain dengan yang namanya pernikahan.”

“Lalu mengapa kau tak menolak perjodohan kita saja? Bukankah mencintai Seohyun? Dan tak ada cinta di antara kita.” Jelas Sooyoung sekali lagi namun lebih tegas saat satu kalimat terakhir yang telah ia ucapkan 2 kali pada pembicaraan ini.

Kundae, Apakah kau tak ingin menikah denganku? Hingga kau memaksaku untuk membatalkannya? Jika itu yang kau inginkan mengapa tidak kau saja yang menolaknya? Mengapa harus aku yang menolaknya?” DEG! Serasa ditampar oleh perkataan Kyuhyun yang menyadarkannya. Apa yang baru saja ia perbuat? Memaksa Kyuhyun untuk menolak perjodohan ini? Padahal ia sangat ingin menikah dengan Kyuhyun? Bukankah itu sama saja menyiksa dirinya sendiri? Sangat munafik!

“ehmm.. Bu-Bukan Begitu maksudku. Ma-Maksudku it….—“

“Apa kau tak tau aku mencintaimu Sooyoung-ah?”

Mwo??”

Saranghae. Aku mencintai mu Sooyoung-ah.” Ucap Kyuhyun sekali lagi sambil menggenggam kedua tangan Sooyoung. Kyuhyun mengecup lembut kening Sooyoung yang masih mematung. Kecupan itu lama-lama turun ke kedua mata Sooyoung, hidungnya, kedua pipi chubby yeoja itu hingga ke bibir manis Sooyoung. Setelah beberapa detik bibir mereka menempel, Kyuhyun melepasnya perlahan dan berkata, “Saranghae Choi Sooyoung.”

 ====—–====

Sooyoung berjalan dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya walaupun sudah seharian ia duduk mendengarkan berbagai macam penjelasan tentang pelajaran. Entah mengapa kejadian kemarin malam sangatlah berkesan baginya hingga membuatnya semangat untuk belajar. Sooyoung menyenderkan tubuhnya di pagar sekolah yang sudah mulai jarang terlihat murid berkeliaran, ia menatap jam tangan mungilnya lalu menghela nafas pelan namun senyumannya tak pernah hilang. Tak lama kemudian terlihatlah seorang namja tinggi berlari ke arahnya membuat senymannya semakin melebar. “Hosh.. Hosh.. Mianhe Hosh.. Sooyoung-ah aku terlambat 30 menit. Tadi aku Hosh… ada ulangan Hosh.. susulan mendadak.” Jelas Changmin tersendat-sendat karna nafasnya yang habis setelah berlari dari kelasnya ke depan gerbang. Sooyoung hanya tersenyum dan mengangguk mengerti akan keadaan Changmin lalu menarik namja itu untuk memulai perjalanan mereka hari ini. “Changmin-ah, Kita makan dulu ya? Perutku sudah meraung-raung sedari tadi karna menunggumu.” Pinta Sooyoung mengeluarkan Aegyo manisnya yang membuat Changmin gemas, “As Your Wish, Princess.” Jawab Changmin sembari mengacak pelan rambut Sooyoung.

“Changmin! Kita makan di restoran Italy itu saja!” Ajak Sooyoung menarik paksa Changmin yang hanya bisa pasrah menuruti kemauan Tuan Putrinya

Sooyoung melangkah masuk dengan ceria ke dalam sebuah restoran Italy dekat sekolah. Entah mengapa hari ini ia ingin sekali memakan masakan negara lain, ia sudah tak sabar merasakan makanan Italy yang menggelitik lidah itu. Sooyoung menarik tangan Changmin untuk mengambil tempat duduk di pojok dekat jendela besar sehingga dapat melihat pemandangan indah Kota Seoul saat siang hari. Sooyoung mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru restoran yang lumayan ramai ini dan akhirnya terhenti pada pasangan yang duduk tak jauh dari mereka. Sooyoung menajamkan pengelihatannya berusaha memperjelas wajah namja itu. Benar! Itu adalah Kyuhyun! dan ia sedang duduk berhadapan bersama dengan seorang perempuan yang ia kenal sebagai… Seohyun? Sooyoung meremas tangannya sendiri melihat kenyataan di depannya, ia tak peduli dengan apapun sekarang! Yang ia pedulikan hanya satu, yaitu Kyuhyun dan Seohyun! ‘Apa maksudnya ini? Mereka masih berhubungan?? Bukankah Kyuhyun telah menyatakan perasaannya padaku?!’ Pertanyaan itu terus saja menghantui Sooyoung, memaksa yeoja itu untuk menanyakannya kepada Kyuhyun walaupun itu tak mungkin.

Mata Sooyoung makin memanas ketika Seohyun menggenggam tangan Kedua tangan Kyuhyun yang ada diatas meja. BRAK! Sooyoung menggebrak meja sebagai bahan pelampiasan atas kecemburuannya, perbuatannya tentu saja menarik perhatian para pengunjung disana. Ia bangkit dan menarik tangan Changmin untuk meninggalkan restoran ini. Saat melewati meja Kyuhyun dan Seohyun, tatapan Sooyoung beradu dengan tatapan Kyuhyun yang sepertinya menyadari kehadiran Sooyoung dan Changmin disana. Sooyoung yang masih di bawah amarahnya hanya membuang muka dan segera berlalu sedangkan Changmin hanya diam mengikuti Sooyoung, ia tau penyebab Sooyoung seperti ini secara tiba-tiba.

Kyuhyun POV

Aku tersenyum bahagia saat orang yang sejak tadi ku tunggu sekarang sudah datang dan duduk di hadapanku. “Ada apa Oppa mengajak ku bertemu??” Aku tersenyum manis mendengar suara lembut nan polosnya. Suara yang dulu selalu rutin kudengar setiap harinya, suara yang dulu sangat indah di telingaku, sayangnya itu dulu karna aku sekarang sudah menemukan yeoja yang lebih kucintai setulus hatiku. Siapa lagi jika bukan Choi Sooyoung, yeoja yang akan dijodohkan denganku. Bukankah aku sangat beruntung? Aku menghela nafas panjang sebelum aku harus mengeluarkan kata-kata yang mungkin akan menyakitinya. “Seohyun-ah, hubungan kita sampai disini saja.”

Akhirnya aku mengeluarkan kata-kata yang sudah aku pikirkan sejak kemarin dan ku ubah berkali-kali agar terkesan lebih halus. Aku dapat menangkap raut keterkejutan dari Seohyun, mungkin ini memang terlalu tiba-tiba tapi ini adalah keputusanku. “Waeyo?” Hanya satu kata yang dapat keluar dari bibirnya. Matanya sipitnya mulai berkaca-kaca, bibir mungilnya bergetar hebat. Sungguh aku kasihan sekali dengan Seohyun. Dia adalah yeoja yang tak pantas menerima semua ini, akulah yang pantas disalahkan tentang masalah ini. Aku menunduk tak berani menatap matanya, “Mianhe, Orangtuaku menjodohkanku dengan Sooyoung.” Jawabku berusaha selembut mungkin. Cairan bening mulai berjatuhan di pipi mulusnya. Sebenarnya itu hanyalah sebagian dari alasanku memutuskannya, alasan sesungguhnya aku memutuskannya adalah karna aku sudah tak mencintainya lagi dan mencintai Sooyoung. Tapi itu terlalu menyakitkan jika dikatakan. Tanpa terjadinya perjodohan pun aku akan segera memutuskannya dan mengejar Sooyoung.

“Kau bisa menolaknya Kyuhyun-ah. Kau tak mencintainya bukan?! Kau harus menolaknya Cho Kyuhyun!” Seohyun mulai histeris, kedua tangannya memegang tanganku seperti orang memohon. Aku sudah membuka mulutku dan hampir menjawab pertanyaannya bila tidak ada suara yang sangat keras dan mengagetkan.

BRAK!

Mataku mencari sumber suara tersebut keseluruh sudut restoran Italy ini. Mataku berhenti ketika melihat seorang yeoja yang sangat kukenali sedang berdiri dengan wajah kesal bercampur marah. Dan aku tau bahwa penyebabnya adalah aku dan Seohyun, dengan cepat ia berjalan keluar dari restoran menggandeng tangan seseorang. MWO?! Tangan seseorang! OMO! Itu Changmin! Aku mengeratkan tanganku kesal, ia pasti salah paham karna aku dengan Seohyun tapi apa bedanya kalau ia juga berjalan dengan Changmin?! Bukankah tujuanku jelas aku disini untuk memutuskan hubunganku dengan Seohyun? Namun dia? Apakah ia berkencan?!

Oppa! Kau harus menolak perjodohan itu! Kau hanya mencintaiku kan Oppa!” Teriakan Seohyun mulai mengeras menyadarkanku dari lamunan. Sooyoung sudah menghilang dan intinya aku tak rela jika ia harus pergi bersama namja aneh itu! Aku bangkit dari duduk ku berusaha berusaha mengikuti jejak Sooyoung. Tapi keinginanku harus pudar saat tangan kecil Seohyun mencengkram erat tangan kananku, mencegahku untuk pergi mengejar Sooyoung. ‘Aissh.. Yeoja menyebalkan!’ rutuk ku kesal dalam hati. “Ada apa lagi? Bukankah semuanya sudah jelas? Aku meminta putus darimu karna aku sudah di jodohkan dan aku tak bisa menolak perjodohan itu, arra?!” Tegas ku dengan nada yang lebih tinggi. Seohyun kini berlutut di lantai dan tetap memegang tanganku sambil menangis keras. Ku edarkan pandanganku dan benar saja dugaanku. Kita –aku dan Seohyun- sudah menjadi bahan tontonan dan pembicaraan para pengunjung restoran ini.

Oppa.. Kau tak bisa memutuskanku. Aku mencintaimu dan kau juga mencintaiku. Tapi kenapa kau lebih memilih yeoja yang tak kau cintai?! Wae?! Jawab Kyuhyun-ah, JAWAB!”

Mianhe Seohyun-ah, tapi kenyataannya aku mencintainya. Rasa cintaku padamu sudah semakin memudar.” Jelas Ku berusaha sabar agar amarahku tak sampai tersulut olehnya. Seohyun memandang Ku tak percaya memancarkan luka yang sangat dalam, ia mungkin tak percaya jika cinta Ku padanya benar-benar sudah memudar. “Kau..?? Sudah tak mencintaiku?! Apa salahku Kyuhyun-ah?! APA?! Maldo andwe. ANDWE!!” Keadaan Seohyun sudah hampir sama seperti orang gila sayangnya dia terlalu cantik untuk dikatakan orang gila. Aku berjongkok, menyamakan diriku dengan Seohyun lalu memegang erat bahu yeoja itu. “Aku tau bahwa aku salah, aku memang orang jahat, disini akulah yang bersalah, bukan dirimu atau siapapun. Kuraeso, aku tak ingin menyakitimu lebih dalam lagi sehingga aku melepaskanmu Seohyun-ah. Kau pantas mendapat orang yang lebih baik dariku dan mencintaimu dengan tulus.”

Andwe! Aku tak menerimanya Kyuhyun-ah! Kau hanyalah milikku bukan milik orang lain!”

Aku menghela nafas panjang mendengar Seohyun yang masih ngeyel dan belum bisa menerima kenyataan. Well, bukankah ada pepatah yang mengatakan, ‘kejujuran memang  terkadang menyakitkan’ bukan? Aku berdiri dan berkata, “Terserahlah, aku sudah mengatakan yang sejujurnya bahwa aku mencintai Sooyoung. Mianhe aku sudah tak bisa bersama denganmu.” Setelah berkata seperti itu aku melangkahkan kakiku keluar dari restoran diiringi dengan berbagai macam tatapan pengunjung lain. Aku tak peduli, yang penting sekarang keinginanku adalah menjelaskan pada Sooyoung agar yeoja itu tak salah paham atas kejadian ini.

OPPA! Jangan begitu! Kembalilah padaku! Aku mencintaimu Oppa! Aku tak akan pernah melepaskanmu! Ingat itu!” Itulah teriakan terakhir yang kudengar dari Seohyun sebelum aku keluar dari restoran itu.

TBC~

Weee…. Tambah aneh aja ya nih FF?? Ada yang nunggu?? Mungkin ga ada ya??

Tak terasa udah sampe part 5A low!! Brarti bentar lagi FF ini akan selesai.. huhuhu..

Agak ga rela sih liat FF ini selesai, tapi gimana lagi?? Daripada utang ku semakin menumpuk?? Lalu di tagih para readers?? Mendingan sekalian di selesai’in aja gimana?

Mungkin kalian berfikir, ‘kenapa part 5A ini pendek sekali?? Dan mana konflik yang terjadi seperti yang di janjikan di Teaser kemaren??

Jawaban: Karena di Teaser itu kan aku bilang, ‘Teaser Love You my Cho Kyuhyun (Part 5A+5B)’ jadi semua konflik akan aku taruh di Part 5B, jadi siap-siap aja ya! Tapi ada konflik yang aku titipin (?) di Part 6 soalnya setelah di usahakan, full FFnya masih sangat jauh dengan Teasernya, Mianhe. Masalah pendek? Karna itu pas buat FF ini, cuacanya adem banget di Malang jadi males, lagipula ini udah 11 halam MS.Word kok!.. Hehehehe *ketawa setan*

Good Bye ALL!! Sampai ketemu di Next Part!!! Jangan Lupa RCL ya!!

Iklan

34 pemikiran pada “Love You My Cho Kyuhyun (Part 5A)

  1. ya…bagaimana sihhh Soo udah lihat mereka berdua…
    moga aja soo ngerti ya penjeasan Kyu oppa….
    tapi seneng bnget…Kyu oppa udah ungkapin cintanya pada Soo…hurayyyy

  2. huwah… akhirnya kyu udh putus sama seo & udh myatain cinta ke soo. perjodohan bs lancar klo halangan2 udh musnah, tp klo dr teaser kmrn kyknya msh ada halangannya nih -__-
    yah..yg pntg kyu bs ngeyakinin hati soo lg

  3. Akhrnya kombek juga nich eonnie…..

    Ini crta daebak pke bget… Tp, kok komen yg tggal ntu dkitny gk nanggung2 y..? -_-
    npa eonni gk nyoba rebloged ajha ke ksi… Q lhat minat leave komenya lbh bnyak d sna.. *kepo* ==”
    pkoknya daebak lah nich crita

    # hwaiting eon… 😄

  4. yeyyy dugaanku bener!
    kyuyoung mau dijodohin~~
    udadeh terima aja ~ udah saling mencintai juga :3
    yah aku punya bad feeling nih sama seo . jangan” tar seo ngapain gitu karena depresi (?) ngeri banget seo ngotot pengen tetep sama kyu -__-“”

  5. yah, soo eonn pasti salah paham deh
    huaaa,soo eonn jangan marah
    kyuppa harusnya ngejar soo eonn T___T

    next part 🙂

  6. seneng deh kyu milih soo ^^
    seo udahlah lepasin kyu, buat apa susah payah buat orang yg gak cinta sm kamu..
    hmm lanjut thor ^^

  7. y ampun seohyun kok mksa bngt sich-_-,, kyuhyun udh gk cinta, msih aj gk d’relain-__-

    FFnya Daebacckk^^

  8. Hwaa…^_^
    Senangnya ngelihat Kyuppa udh jatuh cinta sma Soo eonni.
    Aduh, tapi Soo eonn slah paham sma kejadian di cafe.

    Daebakk!!!
    Next
    ….

  9. lanjut thorr
    ffny keren (y) kekny nii putri kodok a.k.a seohyun bkal ngelakuin segala cra dh bwt bsa misahn kyuyoung …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s