The Killer Rain [Drabble]

Annyeonghaseyo readers tercinta 🙂

mungkin kalian pada kesel karena author gak ngelnjutin ff malah bikin baru 🙂 hehe mian ya, Author gak punya ide babarblas! makanya author bikin baru, itupun bukan series atau oneshoot, tapi Drabble hehe  😀 ketahuan deh malesnya.

mianhae ya buat readers yang nunggu FF aku 🙂 mianhaeyo ne? 🙂

mian juga karena drabble ini aneeeeh bgt ! abis bikinnya cuma setengah jam 😀

tolong beri comment atau like 🙂

langsung aja deh 😀

Happy Reading ^^

Title : The Killer Rain [Drabble]

Author : Lee Hye ra or Meydawulan

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Cho Kyuhyun

SUpport cast : Kim Ahn Deul, Kim Jungri

Genre : Sad

Length : Drabble

Rating : PG13

===@@@SOOYOUNG POV@@@===

Aku kembali menatap hujan. Berharap menemukan payung hitam yang selalu dibawa Kyuhyun oppa. Aku tidak tahu kenapa dia selalu membawa payung yang itu.

===@@@FLASHBACK@@@===

“Aku benci hujan! Karena hujan yang sudah membuat eomma pergi!” seru Kyuhyun oppa sambil melempar batu ke dalam danau yang airnya jernih.

Saat itu kami sedang duduk di Taman Danau.

“Memangnya hujan bisa membunuh orang?” tanyaku heran dan bingung.

Kyuhyun oppa menatapku tajam. Seolah ingin membunuh waktu dengan tatapannya yang sedingin es. “Bisa, buktinya eomma! Sudahlah, aku pulang dulu, ayo kuantar.” Seru Kyuhyun oppa, tapi nada bicaranya melembut saat mengatakan dia ingin pulang. Kyuhyun oppa mengembangkan payung hitamnya lebar-lebar.

“Tunggu dulu, kenapa oppa selalu membawa payung hitam itu?” tanyaku.

“Hitam adalah warna duka, dan perih. Aku ingin menunjukkan kepada hujan betapa marahnya aku padanya!”

“Tapi hujan tidak bisa membunuh…” gumamku.

===@@@FLASHBACK OFF@@@===

Sampai sekarang aku masih tak paham kenapa Namjachinguku itu begitu menyukai warna hitam dan begitu membenci hujan. Tak ada keterangan yang bisa membuatku paham maksudnya. Tak ada.

Seseorang mengetuk pintu kamarku.

“Sooyoung-ah, Kyuhyun mencarimu…” ternyata eomma.

“Nde, eomma. Suruh oppa menunggu.” Balasku sambil menyisir rambutku yang kusut.

Setelah selesai, aku segera turun dan menemui Kyuhyun oppa.

“Annyeong, oppa…” sapaku.

“Ne, annyeong.”

“Kenapa oppa tiba-tiba datang?”

“Gwenchana. Hanya mengikuti firasat.”

“Mwo? Apa maksud oppa?”

“Aku punya firasat tidak enak.” Bisik Kyuhyun oppa pelan. “Aku harap, kau juga membenci hujan, Sooyoung-ah.”

“Waeyo? Aku tidak punya alasan untuk membencinya…”

“Tapi eomma-ku, calon mertuamu, meninggal karena hujan!”

“Mianhaeyo, oppa. Tapi tidak bisa.”

“Aku benci kau, Sooyoung-ah!!” bentak Kyuhyun oppa sambil meninggalkan aku yang duduk sendiri di teras samping.

“Oppa! Tunggu!” teriakku berusaha mencegahnya. Nihil.

===@@@===

Kyuhyun oppa itu namjachinguku. Kami sudah berpacaran sejak aku masih menduduki Junior High School, berlanjut hingga aku menduduki Senior High School, sampai aku kuliah. Usi kami hanya terpaut dua tahun. Di lebih tua dariku.

Namanya Cho Kyuhyun. Anak dari pemilik Universitas terkenal di Seoul. Appa-nya sangat kaya. Dan eommanya—kalian pasti tau—eommanya, sudah meninggal. Dari dulu, aku merasa sangat beruntung karena memilikinya. Kyuhyun oppa perhatian, tidak banyak bertingkah, dan selalu ada untukku.

Dia mulai kehilangan sifat cerianya saat kejadian eommanya meninggal. Aku tak tahu pasti penyebabnya. Hanya tahu kalau Kim Ahn Deul Ahjumma, meninggal di kala hujan. Kyuhyun oppa mulai terlihat aneh, misterius, dingin, dan pendiam. Aku tidak tahu penyebabnya.

“Sooyoung-ah, bersabarlah…” kata eomma tiba-tiba dengan wajah dihiasi senyum pucat.

“Waeyo, eomma?”

“Kyuhyun-ssi, kecelakaan.”

“MWO?!” seruku, air mataku beruraian, kaget dan shock.

Aku dan eomma segera memasuki mobil dan menuju rumah sakit tempat Kyuhyun oppa dirawat. Tuhan, aku benar-benar taku! Aku takut. Dan aku baru menyadari, saat ini hujan! Kyuhyun oppa benar. Hujan bisa membunuh! Dia melukai Kyuhyun oppa-ku. Namjachingu-ku.

===@@@===

“Ahjussi, Kyuhyun oppa kenapa?” tanyaku panik. Kulihat tubuh pucat Kyuhyun oppa tersandar sepenuhnya di kasur yang ditindihnya, pingsan.

“Kyuhyun kecelakaan, Soo-ah. Mengertilah. Jangan menangis.”

“Mana bisa aku tidak menangis, Ahjussi?”

Semenit kemudian Kim Jung Ri ahjumma datang, dia adalah adik dari Kim Ahn Deul Ahjumma. Jungri Ahjumma menangis sesenggukan. Sepertinya dia kesulitan bernafas.

“Waeyo? Kenapa Kyuhyun?!” seru Jungri ahjumma.

“Sabarlah, Jungri-ah.” Kata eomma sambil menenangkan Jungri ahjumma.

Sedetik kemudian, monitor penunjuk detak jantung Kyuhhyun oppa menunjukkan garis lurus. Kupandangi monitor itu dengan pandangan menyedihkan. Sekarang, di hari Valentine, aku, Choi Sooyoung, kehilangan namjachingu, Cho Kyuhyun. Hujan tidak hanya melukainya, tapi juga membunuhnya…

===@@@===

Rasa sakit ini kembali datang, sejak dulu sebeum Kyuhyun oppa pergi. Rasa sakit yang menikam di dada. Saat ini aku sedang berjalan di pinggir Danau sambil menatap jernihnya air. Rasa itu terasa semakin menusuk. Hingga aku terjatuh. Tapi akhirnya bisa bangun dan berjalan ke rumah.

BRUMMM
“AWAS! NONA! MINGGIR!” seru orang-orang.

Aku menatap ke kanan dan mendapati sebuah truk bermuatan kayu berada tepat dihadapanku. Kala sakit itu kurasakan, tetesan air hujan menerpa wajahku, tubuhku, dan berimbas di mataku. Airmataku mengalir. Hujan turun dari langit, untukku. Untuk Ahn Deul ahjumma, dan Kyuhyun oppa.

Hujan hanya memisahkanku beberapa waktu. Dan dia kembali untukku. Hujan yang akan menyatukan cintaku dengan Kyuhyun oppa. Hujan yang akan mengabadikan kisahku.

END

gimana? jelek ya?

tolong beri like, comment 🙂

ghamsahamnida 🙂

29 thoughts on “The Killer Rain [Drabble]

    • hehe, maksudnya kecelakaan pas hujan gitu 😀
      ne, gomawo 🙂
      kalau mau liat ff aku, buka ffevilcouple.wordpress.com aja 😀

  1. Euiiihhhh,, jangan menyangka kalu hujan dapat membunuh orang lain kyu~ soo~

    Hujan itu juga ciptaan tuhan~ #sokpuitis

    Ckck aku suka dengan jalan ceritanya,, menggambarkan cinta sehidup semati #mulailebay -___-

    Haha

    Aku tunggu ff, drabble dllnya ya thor 🙂

  2. agak egois jg si kyu maksa buat ngebenci hujan. tp ternyata dibalik semua itu ada kejadian menyedihkan:(
    bagus thor^^

  3. Keren … Kyu bner” benci sama hujan y
    gara” benci sma hujan ehh d panggil nya sma hjan jga … Sbuah pernyataan yg aneh ‘sseorang membenci hujan’ tpi keren

  4. sebenernya aq jga benci sama hujan, pernah sekali kepeleset trus ujungnya didalam got. pernah juga gra2 hujan, salah jalan pulang malah lewat jalan kuburan 😦

    tapi sekarang mungkin g lagi, udah sadar ujan itu rahmat. disisi lain hujan mungkin dibenci sebagain org, tapi org tersebut mesti tau ada something yg mungin bisa bikin org itu bhagia.

    So Now, hujan, g hujan jalanin aja krn tiap hari itu kita punya kisah dan cerita yg berbeda.

    Ya elah nih curcol panjang amat haha… mianhae chingu…
    ffnya daebak, bikin mewek (Hampir nangis).
    kayak kenyataan aja, kyu kehilangan org yg dia sayang (eomma kyu), disisi lain dia jga dipertemukan jodohnya oleh hujan (cinta sehidup semati)..
    great…. 🙂
    ditunggu ff yg lain..

    mianhae kepanjangan komennya 🙂

    • waah, melas banget kamu chingu :p
      assik bahasanya 😀 iya emang harusnya gitu ya…
      ne, gapapa kok 😀
      waah beneran? *ketahuanjarangdipuji:D
      ne, ghamsa *waahudahngomongmakasihberapakalinih?!
      gapapa kok 😀

  5. Hampir mau nangis chingu, apa lagi waltu aku baca ini, aku lagi denger lagu Super junior KRY In my dream, hua, makin sedih T_T *Lebay

    Buat AS nya yah tor 😀

  6. sad ending
    point of viewnya syounni aja yah
    jadi aku agak bingung ama kyuhyun yang benci ujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s